Selamat Dan Sukses Pemenang Lomba Keterampilan Siswa (LKS) Sekabupaten Sidoarjo 2023

Fachri Dianzha Ghivarry – Juara 2 Lomba Cloud Computing
Jurusan Teknik Komputer Dan Jaringan
Danar Setyo Budi – Juara 2 Lomba Motorcycle Repair And Maintenance
Dari Jurusan Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Desy Nisrina Mumtazah – Juara 3 Lomba Pharmasi
Dari Jurusan Farmasi Klinis Dan Komunitas

Pendidikan dan Nilai Sosial Budaya

menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: menuntun segala KHD kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidikan anak berhubungan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Kodrat alam berkaitan dengan “sifat” dan “bentuk” lingkungan di mana anak berada, sedangkan kodrat zaman berkaitan dengan “isi” dan “irama”
KHD menjelaskan bahwa dasar Pendidikan anak berhubungan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Kodrat alam berkaitan dengan “sifat” dan “bentuk” lingkungan di mana anak berada, sedangkan kodrat zaman berkaitan dengan “isi” dan “irama”. KHD mengelaborasi Pendidikan terkait kodrat alam dan kodrat zaman sebagai berikut
“Dalam melakukan pembaharuan yang terpadu, hendaknya selalu diingat bahwa segala kepentingan anak-anak didik, baik mengenai hidup diri pribadinya maupun hidup kemasyarakatannya, jangan sampai meninggalkan segala kepentingan yang berhubungan dengan kodrat keadaan, baik pada alam maupun zaman. Sementara itu, segala bentuk, isi dan wirama (yakni cara mewujudkannya) hidup dan penghidupannya seperti demikian, hendaknya selalu disesuaikan dengan dasar-dasar dan asas-asas hidup kebangsaan yang bernilai dan tidak bertentangan dengan sifat-sifat kemanusiaan” (Ki Hadjar Dewantara, 2009, hal. 21)
KHD hendak mengingatkan pendidik bahwa pendidikan anak sejatinya menuntut anak mencapai kekuatan kodratnya sesuai dengan alam dan zaman. Bila melihat dari kodrat zaman, pendidikan saat ini menekankan pada kemampuan anak untuk memiliki Keterampilan Abad 21 sedangkan dalam memaknai kodrat alam maka konteks lokal sosial budaya peserta didik di Indonesia Barat tentu memiliki karakteristik yang berbeda dengan peserta didik di Indonesia Tengah atau Indonesia Timur.

Welcome on board in SMK Darma siswa 1, 2, & SMA “Plus Darma Siswa” Sidoarjo bpk Kusnadi, S.H., M.Hum (ketua DPRD Jawa Timur)

Kalau mau cepat, jalan sendiri.
Kalau mau jauh, jalan bareng-bareng. Indonesia ini nggak bisa kita kerjain sendirian, semua impian harus kita bawa sampai jauh, bareng-bareng.

Selalu seru kumpul dan berbagi cerita sama teman-teman hebat ini, para pemimpin anak-anak muda.

Buatlah kapal yang besar sehingga banyak orang bisa ikut berlayar.

Welcome on board in SMK Darma siswa 1, 2, & SMA “Plus Darma Siswa” Sidoarjo bpk Kusnadi, S.H., M.Hum (ketua DPRD Jawa Timur), bpk Heri Yulianto, & bpk Didik Nurhadi sebagai Tenaga Ahli dari ketua DPRD Jawa Timur beserta rombongan, serta support dari bpk Darno.
Kita lanjutkan kolaborasi yang lebih besar dan menggoncang.

Implementasi Link & (Super) Match – TeFa

Uporia link and (super) match menggoda tiap sekolah khususnya SMK utk menerapkannya. Gak nunggu lama tim pengembang SMK Darma siswa 1 Sidoarjo dg sat set & wat wet (pdkt persuasif) berhasil melamar PT. Surabaya Sumber Utama (SSU) sbg produsen Electric Vahicle Assembly utk diajak “nikah”. So, lahirlah Teaching Factory (TeFa) utk kesekian kalinya.

Scroll to Top