Topik merakit PC gaming vs PC server menjadi pembahasan penting bagi siswa SMK TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) yang ingin memahami perbedaan perangkat berdasarkan fungsi dan kebutuhannya. Dalam dunia pendidikan kejuruan, siswa diajarkan bahwa setiap komputer memiliki tujuan penggunaan yang berbeda, sehingga spesifikasi komponennya harus disesuaikan.
Di berbagai SMK TKJ unggulan dan sekolah berbasis teknologi informasi, materi perakitan komputer menjadi salah satu kompetensi dasar yang wajib dikuasai. Siswa tidak hanya belajar memasang komponen seperti motherboard, prosesor, RAM, dan power supply, tetapi juga memahami alasan pemilihan perangkat keras sesuai kebutuhan pengguna. Karena itu, memahami perbedaan PC gaming dan PC server sangat penting sebelum menentukan spesifikasi.
Di wilayah seperti Sidoarjo, Surabaya, dan beberapa daerah di Jawa Timur, praktik perakitan dilakukan langsung di laboratorium komputer. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat mengenali perbedaan mendasar antara komputer yang dirancang untuk performa grafis tinggi dan komputer yang difokuskan pada stabilitas layanan jaringan.
Perbedaan PC Gaming dan PC Server

Baca juga: https://csirt.teknokrat.ac.id/komputer-rakitan-vs-pabrikan-mana-lebih-unggul/
1. Tujuan Penggunaan
PC gaming dirancang untuk menjalankan game dengan grafis tinggi dan performa maksimal. Fokus utamanya adalah kecepatan prosesor, kartu grafis (GPU), serta kapasitas RAM yang besar agar game dapat berjalan lancar tanpa lag.
Sebaliknya, PC server digunakan untuk melayani banyak pengguna dalam satu jaringan. Server berfungsi sebagai pusat penyimpanan data, pengelola sistem jaringan, hosting website, hingga pengaturan akses pengguna. Oleh karena itu, server lebih menekankan stabilitas dan keandalan dibandingkan tampilan grafis.
2. Spesifikasi Hardware
Dalam proses merakit PC gaming, komponen yang biasanya diprioritaskan antara lain:
- Prosesor dengan clock speed tinggi
- GPU dedicated seperti NVIDIA GeForce atau AMD Radeon
- RAM berkapasitas besar
- SSD NVMe untuk mempercepat proses loading
Sementara itu, saat merakit PC server, spesifikasi yang umum digunakan meliputi:
- Prosesor kelas server seperti Intel Xeon
- RAM ECC (Error Correction Code) untuk mencegah error data
- Sistem penyimpanan RAID untuk keamanan dan redundansi data
- Power supply berkualitas tinggi untuk operasional jangka panjang
3. Ketahanan dan Sistem Kerja
PC gaming umumnya digunakan dalam durasi tertentu, misalnya beberapa jam per hari. Sistem pendinginan tetap penting, tetapi tidak dirancang untuk bekerja tanpa henti.
Berbeda dengan PC server yang dirancang untuk beroperasi selama 24 jam nonstop. Sistem pendinginan, kestabilan listrik, dan keamanan data menjadi faktor utama dalam perakitannya.
4. Biaya dan Efisiensi
Dari segi biaya, PC gaming cenderung mengalokasikan anggaran besar pada kartu grafis dan estetika seperti casing RGB. Sementara itu, PC server lebih mengutamakan investasi pada stabilitas, keamanan data, dan keandalan sistem jangka panjang.
Pemahaman mengenai perbedaan ini membantu siswa Teknik Komputer dan Jaringan menentukan spesifikasi yang tepat sesuai kebutuhan, baik untuk keperluan hiburan maupun infrastruktur jaringan.
Baca selalu: https://tkj.smkdarmasiswasidoarjo.sch.id/
#risol #melontkj #roisultkj
Created by: Muhammad Roisul Faris


